Selama ini orang berpikir, kalau urusan audio, semakin banyak,
semakin bagus. Semakin besar speaker semakin bagus kualitas suara dan
semakin kuat amplifier, semakin kencang suara. Itu benar, dan itu juga
butuh energy makin besar.
Toyota mencoba melakukan pendekatan lain. Bersama mitra lamanya,
Harman International mereka mengembangkan teknologi baru yang disebut
JBL Green Edge. Ini pendekatan baru untuk mendapatkan kualitas suara
lebih baik dengan energy lebih sedikit.
Pengembangan JBL Green Edge berawal dari permintaan Lexus kepada
Harman untuk mengembangkan sound system premium yang pas untuk interior
supercar Lexus LF-A yang terbatas. Hal itu menantang Harman untuk
menciptakan komponen audio yang tidak saja ringkas/kecil ukurannya tapi
juga menyerap energy lebih sedikit saat memproduksi suara lebih nyaring
dan kualitas suara lebih jernih.
“Goal-nya adalah memproduksi system audio dengan peforma dua kali
lebih baik namun kebutuhan energinya 50%. Untuk mencapai target itu kami
melakukan pendekatan holistic namun sangat individualistic saat
diaplikasikan di masing-masing model. Sistem yang bekerja sempurna di
LF-A, tidak cocok untuk Toyota Camry.
Dan system terbaik untuk Camry, belum tentu cocok untuk Prius v,”
terang Robert Myers, senior manager of global brand dan product
marketing, Harman.
Meskipun Harman juga mengembangkan audio untuk brand lain, namun inovasi GreenEdge tidak akan terwujud jika mereka tidak bekerja sama dengan Toyota.
“Dengan Toyota, kami terlibat sejak tahap yang sangat awal dari proses desain mobil. Sedangkan merek lain, kami baru terlibat saat mobil sudah jadi. Jadi tinggal memilih speaker yang cocok ke lobang yang telah di sediakan. Ini membuat perbedaan besar dalam hal kualitas suara.”
Meskipun Harman juga mengembangkan audio untuk brand lain, namun inovasi GreenEdge tidak akan terwujud jika mereka tidak bekerja sama dengan Toyota.
“Dengan Toyota, kami terlibat sejak tahap yang sangat awal dari proses desain mobil. Sedangkan merek lain, kami baru terlibat saat mobil sudah jadi. Jadi tinggal memilih speaker yang cocok ke lobang yang telah di sediakan. Ini membuat perbedaan besar dalam hal kualitas suara.”
Untuk mendapatkan peforma lebih baik dengan energy lebih sedikit, Harman fokus pada dua area:
High-voltage amplifiers baru : pasokan power lebih efisien yang
menghasilkan output lebih besar sekaligus mengurangi konsumsi energy dan
pembentukan panas. Dibandingkan pendahulunya, amplifier Toyota Camry
baru memproduksi panas lebih sedikit, jadi tidak perlu lagi kipas
pendingin.
High-efficiency loudspeaker baru: Redesain speaker yang di optimasi
untuk konsumsi energy lebih sedikit, output akustik maksimum dan bobot
minimal. Contoh, pada Camry, sepasang speaker belakang berukurang 6 inch
x 9 inch diganti dengan sepasang speaker dengan diameter 3 inch dan
subwoofer 7 inch x 10 inch.
Meskipun beroperasi dengan rating 120 watt, namun kualitas suara yang dihasilkan lebih bagus daripada system audio 600 watt.
Terbukti, kualitas suara Toyota Camry Hybrid mendapat acungan jempol
dari sejumlah awak media saat sesi media test drive new Toyota Camry di
Bali (25 – 27 April 2012).
0 komentar:
Posting Komentar